Bagaimana Dampaknya pada Anak?

Masih banyak Orang tua yang mikir; “Dipukul dikit ngga apa-apa , dulu saya juga dipukul tuh sama oang tua saya”. Niatnya sih mendidik biar anak nurut dan jera. Tapi, apa iya pukulan beneran bikin anak jadi lebih baik?
Padahal pada dasarnya, pukulan nggak ngajarin anak, tapi ngajarin takut. Kenapa demikian?
Menurut Teori Pembelajaran Sosial Alberst Bandura, Anak itu peniru ulung, mereka belajar dari apa yang mereka lihat, bukan dari apa yang kita ceramahin.
Jadi, saat Orang Tua memukul Anak karena marah, yang ke serap di otak Anak adalah : “kalau ada masalah, harus diselesaikan pakai kekerasan” atau bahkan mereka berpikir bahwa “Kalau emosi nggak bisa dikontrol, langsung aja pake tangan”. Hasilnya? Anak yang sering dipukul justru lebih gampang mukul temannya, adiknya, atau nanti pas udah jadi Orang Tua, ngulang pola yang sama ke pada anaknya lagi. Ini adalah lingkaran yang salah, yang sudah di buktikan oleh berbagai banyak riset.
Oleh sebab itu, perlakukan anakmu sebagaimana engkau ingin diperlakukan, mereka adalah satu-satunya orang yang akan merawatmu kelak di masa tua, perlakukanlah mereka dengan baik, agar masa tuamu dihabiskan dengan rasa senang, bukan malah rasa sedih yang berlarut-larut sebab mereka tidak menurutimu.